Selamat, Kebaya dari Indonesia jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Timnas Kebaya
Sumber :
  • (ANTARA/ Timnas Kebaya)

Jateng – Ketua Tim Nasional Kebaya Indonesia Lana T. Koentjoro sebagai pengusul pengajuan Hari Kebaya Nasional dan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) UNESCO, merasa bersyukur dan bangga atas penetapan UNESCO menjadikan kebaya sebagai warisan budaya dunia.

img_title Fatmawati Trophy 2026: Warisi Api Perjuangan Melalui Kelestarian Budaya

UNESCO secara resmi menetapkan kebaya sebagai warisan budaya dunia. Keputusan ini diumumkan dalam sidang ke-19 Session of the Intergovernmental Committee on Intangible Cultural Heritage (ICH) di Asuncion, Paraguay tanggal 4 Desember 2024, yang diajukan secara bersama oleh Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, hingga Thailand, seperti dikutip dari keterangan resmi Tim Nasional Kebaya Indonesia yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dua tugas yang diamanatkan pada Tim Nasional Kebaya Indonesia oleh Dirjen Kebudayaan sejak tahun 2022, yaitu untuk mengurus pengajuan Hari Kebaya Nasional dan Kebaya sebagai WBTB UNESCO telah membuahkan hasil dengan terbitnya Kepres Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional dan penetapan kebaya sebagai WBTB UNESCO.

img_title 5 Cara Negara Lain Menyeduh Kopi, Nomor 1 Kedengarannya Aneh Tapi Katanya Nikmat Banget

Adapun, mengutip Antara News, Kamis (5/12/2024), Tim Nasional Kebaya Indonesia sebagai pengusul Hari Kebaya Nasional dan Kebaya sebagai WBTB UNESCO terdiri dari komunitas berikut:

1.Perempuan Indonesia Maju (Lana T Koentjoro)

img_title Candi Prambanan Dibangun Jin? Ini Fakta di Balik Mitos Populernya

2.Pertiwi Indonesia (Miranti Serad Ginanjar)

3.Pencinta Sanggul Nusantara (Ninoek W Sunaryo)

4.Perempuan Berkebaya Indonesia (Rahmi Hidayati)

5.Kebaya Foundation (Tuti Roosdiono)

6.Citra Kartini Indonesia (Ayu Heni Rosan)

7.Sekar Ayu Jiwanta (Emi Wiranto)

8.Himpunan Ratna Busana Surakarta (Febri Hapsari Dipokusumo)

9.Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya (Rustianah)

10.Cinta Budaya Nusantara (Melok besari)

11.Rampak Sarinah (Eva Sundari)

12.Pewaris Kebaya Labuh

13.Pewaris Kebaya Kerancang

Anggota Tim Nasional Kebaya Indonesia telah bekerja menyiapkan kajian dan melakukan sosialisasi sejak tahun 2022.

Tim Nasional Kebaya Indonesia juga mendapat dukungan dari komunitas-komunitas pendukung seperti Komunitas Perempuan Berkebaya, Kebaya Menari, Warisan Budaya Indonesia Foundation, Barisan Berkebaya, Bunda Milenial.

Atas penetapan tersebut, Lana T Koentjoro menyampaikan bahwa Tim Nasional Kebaya Indonesia akan melakukan konsolidasi internal dan koordinasi bersama Kementerian Kebudayaan.

Konsolidasi tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh perempuan Indonesia mensyukuri penetapan kebaya sebagai WBTB UNESCO dengan melakukan selebrasi bersama secara serentak di berbagai kota di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title