Air Terjun Berdarah hingga Benua Tanpa Semut! Rahasia Antarktika Ini Bikin Merinding
- (Matt Palmer/Unsplash)
Jateng – Siapa sangka, di ujung selatan Bumi ada benua yang menyimpan begitu banyak keanehan? Antarktika bukan cuma hamparan es tanpa kehidupan, tapi juga rumah bagi fenomena alam yang nyaris terdengar seperti cerita fiksi.
Dari air terjun yang tampak seperti darah mengalir, tempat yang tak pernah disentuh hujan selama jutaan tahun, hingga fakta mengejutkan soal hewan yang “hilang” dari benua ini — semuanya nyata. Para ilmuwan terus mengungkap misteri Antarktika, dan hasilnya bikin banyak orang tercengang.
Berikut 8 fakta paling mengejutkan tentang Antarktika yang jarang diketahui orang, mengutip Bored Panda, Senin (8/12/2025):
1. Ada Air Terjun Merah Darah yang Bikin Merinding
Di Antarktika terdapat fenomena unik bernama Blood Falls. Meski terlihat seperti aliran darah, warna merah ini berasal dari air super asin yang kaya zat besi. Saat cairan ini menyentuh udara, kandungan besinya teroksidasi dan berubah warna, menciptakan pemandangan yang benar-benar menyeramkan tapi nyata.
2. Benua Ini Bebas 100% dari Semut
Di hampir seluruh penjuru dunia, semut bisa ditemukan dengan mudah. Tapi tidak di Antarktika. Bersama Kutub Utara dan beberapa pulau terpencil, Antarktika menjadi “zona terlarang” bagi semut.
3. Tak Ada Ular dan Reptil Sama Sekali
Bertolak belakang dengan benua lain, Antarktika tidak memiliki satu pun spesies ular atau reptil. Penguasa daratannya justru adalah penguin, khususnya Penguin Kaisar dan Penguin Adélie yang sanggup bertahan di kondisi ekstrem.
4. Suhu Terdingin di Planet Ini Ada di Sini
Rekor suhu terendah yang pernah tercatat di Bumi terjadi di Antarktika: mencapai -98°C. Angka ini tercatat saat langit cerah dan udara sangat kering, membuat suhu jatuh ke titik ekstrem yang sulit dibayangkan manusia.
5. Pernah "Hangat", Tapi Tetap Bikin Kaget
Meski dikenal super dingin, suhu tertinggi di Antarktika pernah menyentuh 17,5°C. Angka ini tercatat di pangkalan penelitian Argentina dan sempat menghebohkan ilmuwan karena menunjukkan dampak perubahan iklim.
6. Benua Es Ini Sebenarnya Adalah Gurun
Meskipun identik dengan es, Antarktika secara teknis adalah gurun karena curah hujannya sangat rendah. Bahkan, hujan di Sahara tercatat lebih tinggi dibanding Antarktika.