Sarif Kakung Ajak Masyarakat Menjaga Budaya Mendongeng

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Sumber :
  • istimewa.

JatengBudaya mendongeng di masyarakat perlu dijaga secara terus menerus. Melestarikan dongeng adalah bagian merawat peradaban karena menjadi media pewaris nilai-nilai kebaikan lintas generasi.

img_title Jadikan Orientasi Sektor Pembangunan Pariwisata ke Arah Ekonomi Warga

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, dongeng sangat efektif sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan.

“Melalui dongeng, kita bisa menanamkan nilai moral, membangun imajinasi, melatih empati, dan meningkatkan kemampuan bahasa anak,” ungkapnya.

img_title Sekolah Rakyat di Sukoharjo Siap Dibuka, Tampung 1.080 Siswa

Selama ini, setiap tanggal 28 November diperingati sebagai Hari Dongeng Nasional. Peringatan ini harus mengingatkan bahwa mendongeng bukan hanya hiburan, tapi juga pendidikan.

“Dongeng membuat kita ingat bahwa kesederhanaan pun, penuh pesona. Kadang yang kita butuhkan hanyalah satu cerita untuk kembali tersenyum,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

img_title Komisi E DPRD Jateng Usulkan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal demi Jamin Kesejahteraan Warga

Kakung, sapaan akrab Sarif mengakui, gema teknologi membuat gaung budaya mendongeng semakin samar tergerus zaman. Dongeng yang dahulu menjadi pengantar tidur anak-anak di berbagai penjuru Nusantara kini mulai terpinggirkan. 

“Kebiasaan mendongeng perlu terus digaungkan untuk mempertahankan budaya bertutur. Upaya ini sekaligus merawat peradaban melalui nilai-nilai kebaikan yang diwariskan turun-temurun,” terang Kakung.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah

Photo :
  • Istimewa

Dongeng sendiri bermula dari tradisi lisan nenek moyang yang terdiseminasi secara manual, dari mulut ke mulut hingga menyebar ke berbagai daerah Nusantara. Dalam perkembangannya, setiap wilayah memiliki cerita rakyat yang menjadi dongeng ikonik masing-masing daerah.

Kakung pun mengapresiasi sejumlah komunitas yang tetap menggaungkan tradisi mendongeng di berbagai tempat. Melalui komunitas literasi, edukasi kepada orang tua, dan pelestarian cerita rakyat, harapannya tradisi mendongeng tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Sebab, di balik cerita-cerita sederhana itu, tersimpan kekuatan besar untuk membentuk karakter dan masa depan generasi penerus bangsa,” kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Kakung menambahkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa dongeng mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Seperti memperkaya bahasa, meningkatkan kemampuan literasi, merangsang kemampuan berpikir kritis dan kreatif, dan membuka ruang imajinasi anak tanpa batas. 

“Dalam dongeng, semua mungkin terjadi dalam hidup, setidaknya kita bisa mencoba,” tandasnya.