Usai Diterjang Banjir dan Longsor, Jaringan Listrik Purbalingga Berangsur Normal
- Istimewa
Jateng – PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto mempercepat pemulihan pasokan listrik bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Hingga Selasa (27/1), sebagian besar jaringan listrik telah kembali normal secara bertahap.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan sekitar 80 persen sistem kelistrikan di beberapa dusun terdampak telah berhasil dipulihkan.
“Hingga Selasa (27/1), PLN berhasil memulihkan sekitar 80 persen sistem kelistrikan di wilayah Dusun Blambangan, Dusun Gunung Malang, Dusun Kaliurip, dan Dusun Serang Bawah, sehingga pelanggan dapat kembali menikmati listrik secara bertahap,” ujar Bramantyo di Semarang, yang dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).
Ia menyebutkan, PLN masih mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menuntaskan pemulihan listrik bagi sekitar 150 pelanggan yang berada di Dusun Gunung Malang dan sebagian Dusun Kaliurip.
Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Jumat (23/1) malam menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada infrastruktur kelistrikan. Tercatat 10 jaringan tegangan menengah (JTM) rusak, dua jaringan tegangan rendah (JTR) ambrol, serta 10 tiang listrik tertimbun longsor dan terseret arus banjir.
Selain itu, sebanyak 750 pelanggan dan 15 gardu distribusi turut terdampak akibat bencana tersebut.
Untuk mempercepat proses penormalan, PLN mengerahkan 37 personel gabungan dari tim Pelayanan Teknik (Yantek), tim teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan UP3, serta mitra preventif korektif.
“Seluruh personel kami tempatkan di titik-titik terdampak untuk pengamanan jaringan, penanganan kondisi darurat, dan perbaikan infrastruktur kelistrikan,” katanya.
Menurut Bramantyo, seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara sistematis dan terukur dengan mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat.
“Langkah ini kami lakukan agar pasokan listrik segera pulih, sistem kembali andal, dan aktivitas masyarakat bisa berjalan normal kembali,” ujarnya.
PLN juga menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, BPBD Kabupaten Purbalingga, serta pemangku kepentingan terkait guna mempercepat proses pemulihan.
“Sinergi lintas sektor ini penting untuk mempercepat isolasi gangguan, memperlancar akses pekerjaan, serta memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali,” kata Bramantyo.
Ia menegaskan, kehadiran PLN di tengah situasi darurat merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas layanan kepada masyarakat.