Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Imbas Opsen Mencekik, Begini Respons DPRD Jateng
- Vivanews/Arianti Widya
“Kalau mobil biasanya sekitar Rp1,4 juta, sekarang jadi Rp1,9 juta. Opsen untuk mobil saja Rp575 ribu,” katanya.
Menurutnya, kenaikan pajak kendaraan tersebut bukan angka kecil. Ia mengaku harus melakukan penyesuaian pengeluaran rumah tangga.
“Mungkin ada penyesuaian untuk belanja kebutuhan sehari-hari, dari sebelum dan sesudah ada opsen,” tuturnya.
Minim Sosialisasi Jadi Sorotan
Selain soal nominal kenaikan PKB, Yudi juga menyoroti kurangnya sosialisasi kebijakan dari pemerintah daerah. Ia menilai masyarakat seharusnya mendapat informasi memadai sebelum kebijakan yang berdampak langsung pada keuangan warga diterapkan.
Isu kenaikan pajak kendaraan bermotor dan opsen PKB kini menjadi perhatian publik di Jawa Tengah. Dengan DPRD Jateng turun tangan dan Komisi C mulai melakukan pemanggilan terhadap Bapenda, masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh agar kebijakan pajak tetap berpihak pada kondisi ekonomi warga.