Megawati Ziarah ke Samarkand, Menangis di Makam Imam Bukhari
- Antara
Jateng – Setelah lawatannya ke Rusia, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri bertolak ke Samarkand, Uzbekistan, pada Kamis, 19 September 2024 petang waktu setempat.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu memulai rangkaian kegiatan di Uzbekistan dengan melakukan ziarah ke makam Imam Al Bukhari di Desa Khartang, Kota Samarkand, Uzbekistan, Jumat, 20 September 2024.
Megawati tiba sekitar pukul 14.30 waktu setempat dengan mengenakan busana panjang warna merah berbalut kerudung putih.
Putri presiden pertama RI Ir. Soekarno itu disambut oleh Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov dan Direktur Kompleks Imam Bukhari Maqsud Hoji.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat malam, Megawati didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga serta Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St. Petersburg Connie Rahakundini Bakrie.
Terlihat juga yang turut mendampingi Megawati, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri Ismail, Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla Octavian, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina, dan Samuel Wattimena (calon anggota DPR RI terpilih).
Maqsud Hoji pun mempersilakan Megawati beserta rombongan untuk masuk ke dalam kompleks makam Imam Bukhari.
Saat perjalanan menuju makam, Megawati juga menyempatkan bertanya kepada Maqsud Hoji terkait dengan beberapa sisi bangunan kompleks makam yang tengah dalam proses renovasi.
Megawati terlihat sangat terkesan dengan ukiran dinding dan atap di salah satu sisi kompleks makam yang sangat indah. Perpaduan warna krem serta ukiran gambar khas Uzbekistan.
Meski kompleks makam masih dalam proses renovasi, Megawati tetap terkesan dengan sejumlah sisi bangunan.
Bangunan kompleks itu memang sedang direnovasi, khususnya di bagian mesjid. Kendati demikian, itu tak membuat Megawati dan rombongan berhenti untuk melakukan ziarah itu.
Megawati tampak khusyuk berdoa di dekat makam Imam Al Bukhari. Lama dia berdoa. Terlihat sambil menitikkan air mata. Usai berdoa, sehelai tisu diambilnya untuk menyeka air mata dan hidung yang berair.
Usai berdoa, Megawati dan rombongan menemui jajaran pengurus utama kompleks tersebut. Putri Proklamator RI Soekarno itu menyerahkan dua buah bingkisan berisi kain batik.