BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG: Kepala SPPG Wajib Hadir hingga Dini Hari

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong peningkatan permintaan bahan pangan lokal.
Sumber :
  • IST

Jateng - Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan hanya dari sisi kualitas makanan, tetapi juga pengawasan proses produksi dan pertanggungjawaban keuangan. Salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hadir langsung di dapur pada jam-jam krusial.

img_title Kepala BGN Ingatkan Relawan MBG: Bekerja dengan Hati, Jangan Pernah Lalai

Kepala BGN Sudaryono mengatakan kepala SPPG memiliki kewajiban bekerja dalam dua sesi utama. Sesi pertama berlangsung pada sore hari, pukul 17.00-19.00 WIB, untuk memastikan persiapan produksi berjalan sesuai prosedur.

Pada waktu tersebut, kepala SPPG bertugas mengawasi kesiapan bahan makanan, peralatan, serta berbagai sarana pendukung sebelum proses memasak dimulai.

img_title BGN Tutup Permanen 504 Dapur MBG yang Tidak Layak

Sementara itu, sesi kedua berlangsung pada pukul 02.00-08.00 WIB. Pada rentang waktu ini, kepala SPPG harus berada di lapangan untuk mengawasi proses pengolahan makanan, pemorsian, hingga makanan siap dikirim kepada penerima manfaat.

Menurut Sudaryono, pengaturan tersebut bukan semata-mata persoalan jam kerja aparatur yang bertugas di dapur MBG. Kehadiran kepala SPPG pada jam operasional dapur berkaitan langsung dengan indikator keberhasilan BGN dalam memberikan layanan makanan bergizi kepada masyarakat.

img_title BGN Percepat Operasional 1.700 Dapur MBG di Daerah 3T, Papua hingga NTT Jadi Prioritas

"Bahwa jam ASN PPPK Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau kepala dapur adalah jam operasional dapur, karena BGN ini Key Performance Index (KPI) atau indikator kinerja utamanya kan penerima manfaat," ujar Sudaryono, sebagaimana dikutip dari Instagram resmi BGN di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, penerima manfaat harus mendapatkan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman, bersih, dan diproduksi sesuai standar. Karena itu, seluruh prosedur operasional atau SOP Program MBG harus benar-benar diterapkan di setiap dapur.

"BGN ini kan semacam jasa layanan makan bergizi kepada penerima manfaat. Penerima manfaatnya harus mendapatkan MBG yang aman, bergizi, baik, dan bersih, sehingga SOP harus dijalankan," lanjutnya.

Pengawasan Dapur MBG Jadi Titik Penting

Kehadiran kepala SPPG secara langsung pada waktu persiapan dan pengolahan dinilai menjadi bagian penting dari pengawasan rantai produksi Makan Bergizi Gratis.

Dengan berada di dapur pada fase-fase tersebut, kepala SPPG dapat memastikan standar higienitas, kualitas bahan dan makanan, proses pemorsian, hingga ketepatan waktu distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Halaman Selanjutnya
img_title