Tingkatkan Pendidikan Perbaiki Kualitas SDM
- Istimewa
Jateng – Bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Jawa Tengah mencari perhatian serius. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah meminta agar pemerintah serius mengatasi masalah dampak banjir tersebut. Karena tidak hanya merusak rumah warga tetapi juga sejumlah fasilitas pendidikan.
"Kondisi ini mengganggu aktivitas belajar siswa-siswi. Jadi pendidikan anak harus menjadi perhatian serius pemerintah," ujarnya.
Mohammad Saleh, mengingatkan pendidikan merupakan sektor strategis yang tidak boleh terhenti meski kondisi darurat melanda. Karena itu, pemulihan sektor pendidikan pascabencana alam juga harus jadi prioritas Pemerintah. "Anak-anak harus dipastikan mendapatkan jaminan pendidikan yang layak," tambahnya.
Pemulihan pendidikan di Jateng, menurut Mohammad Saleh, butuh partisipasi semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga pihak swasta, relawan, organisasi kemasyarakatan atau keagamaan, dan lainnya. Partisipasi itu akan jadi landasan utama dalam percepatan penanganan pemulihan pendidikan pascabencana.
Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh
- Istimewa
Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh
- Istimewa
Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh
- Istimewa
Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh
- Istimewa
Infrastruktur pendidikan yang rusak harus segera diperbaiki. Terutama sekolah-sekolah yang sudah minim fasilitas. Apalagi Pendidikan di Jawa Tengah merupakan prioritas strategis untuk memutus rantai kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan menyiapkan SDM berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
"Pemerintah harus fokus pada pemerataan akses, peningkatan mutu, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan vokasi (SMK) yang sesuai kebutuhan industri, didukung program untuk warga miskin ekstrem," tambahnya.