Waspada, Jateng Catat 615 Kebakaran hingga Agustus

Pabrik sepeda di Semarang kebakaran
Sumber :
  • Ist

Jateng – Kejadian bencana, seperti kebakaran lahan, masih mengancam saat musim kemarau seperti sekarang. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kapasitas personel relawan kebencanaan di wilayahnya, agar mampu merespon cepat saat ada kejadian bencana.

img_title Wakil DPRD Jawa Tengah: Sinergi Kebijakan RKPD Banyumas 2027, Persoalan Stunting Tidak Berdiri Sendiri

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, peningkatan kompetensi relawan penting, agar mereka mampu mengambil langkah cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

“Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah, agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat,” ujar Sumarno.

img_title 7 Tokoh Jateng Diajukan Jadi Calon Pahlawan, Pemprov Tegaskan Itu Usulan Masyarakat

Menurut Sumarno, kecepatan penanganan bencana memerlukan kompetensi yang teruji dari para relawan di lapangan. Kecepatan tindakan dinilai berbanding lurus, dengan meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

Menghadapi potensi bencana di musim kemarau saat ini, Pemprov Jateng menyoroti ancaman kebakaran lahan dan tempat pembuangan sampah. Sumarno mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran di luar rumah.

img_title Wakil DPRD Jawa Tengah: Kekerasan Perempuan dan Anak Masih Terjadi, Ketahanan Keluarga Perlu Diperkuat dari Hulu

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan, pelatihan kali ini diikuti sekitar 150 peserta terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Materi pelatihan melibatkan instruktur dari Basarnas, dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas pencarian dan pertolongan, seperti Urban Search and Rescue (Urban SAR).

Berdasarkan data BPBD Jateng untuk periode 1 Januari- 30 Agustus 2026, terdapat 615 kejadian kebakaran di Jateng, terdiri dari 282 kejadian kebakaran hutan dan lahan, serta 333 kejadian kebakaran gedung dan pemukiman.