Tips Puasa untuk Usia 30-an, Ternyata Gampang Banget
- (Freepik)
Jateng – Memasuki usia 30-an, menjaga kebugaran saat puasa bisa jadi tantangan tersendiri. Apalagi dengan padatnya aktivitas dan perubahan pola tidur karena harus bangun sahur. Tapi tenang, ada kiat jitu dari dokter spesialis!
Dokter spesialis kedokteran olahraga Risky Dwi Rahayu membagikan beberapa tips sederhana tapi ampuh untuk menjaga tubuh tetap prima selama menjalani ibadah puasa, khususnya bagi mereka yang berusia 30-an. Dalam acara temu media via daring beberapa waktu lalu, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp. K.O menyampaikan beberapa poin penting.
Penasaran apa saja? Yuk, simak di antaranya, merangkum Antara, Kamis (19/2/2026):
1. Jangan Remehkan Tidur Siang Singkat!
Siapa sangka, meluangkan waktu sejenak untuk tidur siang bisa jadi senjata rahasia melawan lemas saat puasa.
Lulusan Universitas Indonesia itu mengatakan, tidur siang singkat bisa mengisi kekurangan waktu tidur karena harus bangun lebih awal untuk sahur dan memberi tubuh kesempatan untuk beristirahat sebentar.
Jadi, kalau ada waktu luang di siang hari, jangan ragu untuk power nap, ya!
2. Olahraga: Pilih Jenis yang Tepat
Selain tidur siang, olahraga juga jadi kunci utama menjaga kebugaran. Tapi, pilihan jenis olahraga semasa berpuasa, menurut dia, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
Dokter Risky mencontohkan, latihan aerobik bisa dilakukan untuk menjaga dan memperbaiki fungsi jantung dan paru-paru.
"Latihan aerobik itu bagusnya kita lakukan 150 menit per minggu, dengan catatan intensitasnya sedang. Itu tidak perlu dilakukan dalam satu waktu, boleh dibagi jadi tiga sampai lima kali seminggu," katanya.
Buat yang pengin menguatkan otot dan tulang, dokter Risky menyarankan latihan beban.
"Minimal pengulangan itu delapan kali, kemudian untuk set-nya itu dua kali dan boleh dinaikkan sesuai kemampuan," katanya.
"Kalau pakai calisthenic atau dumbbell atau barbel, itu juga boleh, atau mesin yang ada di gym," ia menambahkan.
Yang paling penting, jangan lupa melakukan pendinginan setelah berolahraga, ya!
3. Atur Asupan Nutrisi
Olahraga saja tidak cukup tanpa didukung asupan makanan yang tepat. Dokter Risky menganjurkan mereka yang ingin berolahraga selama berpuasa mengatur asupan karbohidrat dan protein untuk memenuhi kebutuhan energi dan pembentukan massa otot.