Jurus Kelola THR dengan Trik 3P, Nomor 3 Paling Bikin Happy!

Ilustrasi uang, THR, Belanja
Sumber :
  • (Freepik)

Jateng – Menjelang hari raya, kehadiran Tunjangan Hari Raya (THR) tentu dinanti-nantikan. Namun, di tengah kondisi global yang sedang tidak stabil dan berdampak pada fluktuasi harga energi serta pangan, diperlukan strategi jitu agar THR tidak cepat habis tanpa makna.

img_title Program Mudik-Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng Jangkau 21.975 Orang

Seorang perencana keuangan, Rista Zwestika CFP WMI, yang juga merupakan duta literasi keuangan syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), membagikan resep sederhana namun ampuh untuk mengelola THR. Menurutnya, situasi geopolitik global yang menegang menuntut kita untuk lebih waspada dalam membelanjakan uang.

Rista menekankan pentingnya berpegang pada prinsip dasar dalam mengalokasikan THR. "Saya biasa menyarankan masyarakat memakai prinsip sederhana yaitu THR sama dengan 3P. Prioritas, proteksi, dan perayaan," jelasnya kepada ANTARA di Jakarta yang dikutip Senin (9/3/2026).

img_title Mudik Makin Praktis! BI Buka Penukaran Uang Baru di Dua Stasiun Semarang

Lalu, bagaimana cara menerapkan prinsip 3P tersebut, berikut ini ulasannya?

1. Prioritas: Kebutuhan Utama Lebaran

img_title Mudik Lebaran 2026 Dijaga dari Udara, Polri Siapkan Ambulans Helikopter di Jalur Jawa

Langkah pertama dan terpenting adalah memprioritaskan dana THR untuk hal-hal yang esensial terkait perayaan Idul Fitri. Rista mencontohkan, alokasi utama ini sebaiknya digunakan untuk membayar zakat, biaya mudik, dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga selama hari raya. Ini adalah fondasi dari pengelolaan keuangan yang sehat.

2. Proteksi: Perkuat Dana Darurat

Di masa yang penuh ketidakpastian, memiliki cadangan dana darurat menjadi krusial. Rista dengan tegas menyarankan agar sebagian THR disisihkan untuk pos ini. "Jika dana darurat belum ideal dengan minimal 6-12 bulan dari pendapatan, maka sebagian THR memang sebaiknya dialokasikan untuk memperkuat dana darurat, karena di masa ketidakpastian, cash buffer (cadangan uang tunai) seringkali lebih penting daripada gaya hidup sesaat," paparnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa situasi global yang kurang stabil juga bisa menjadi momentum untuk mulai berinvestasi. Instrumen dengan risiko rendah dan nilai cenderung stabil seperti emas, Surat Berharga Negara (SBN), atau reksa dana bisa menjadi pilihan bijak untuk mengembangkan dana THR.

3. Perayaan: Nikmati Hasilnya Secukupnya

Terakhir, jangan lupa untuk merayakan kemenangan bersama keluarga. Namun, Rista mengingatkan agar alokasi untuk pos ini tidak berlebihan. "Alokasi dana untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, menurut dia, sebaiknya diupayakan tidak berlebihan, secukupnya saja." Esensi kebersamaan dan silaturahmi jauh lebih utama daripada kemewahan yang sifatnya sementara.

Halaman Selanjutnya
img_title