Jangan Minum Kopi Saat Sahur, Ini Bahayanyaa

Ilustrasi kopi, kopi, minuman kopi
Sumber :
  • (Freepik)

Jateng – Bagi sebagian pekerja, secangkir kopi hangat saat sahur seolah menjadi "senjata rahasia" agar tidak mengantuk sepanjang hari. Apalagi bagi mereka yang harus berkendara di pagi hari atau bekerja dengan konsentrasi tinggi. Tapi, tahukah kamu kalau kebiasaan ini justru bisa menjadi bumerang?

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengandalkan kopi saat sahur sebagai cara utama mencegah kantuk selama berpuasa. Alasannya bukan main-main!

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, dikutip dari Antara, Rabu (25//2026):

img_title Rekomendasi Tempat Bukber Tegal, Ada yang Buka Sampai Malam

Efek Diuretik Kopi: Bikin Sering Pipis dan Berisiko Dehidrasi

Menurut ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu, kopi memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sementara selama puasa tidak ada asupan minum hingga waktu berbuka.

img_title Deretan Takjil Khas Purwokerto yang Wajib Dicoba, Ada yang Harus Disedot

“Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum,” kata Tan Shot Yen.

Akibatnya, tubuh bisa mengalami dehidrasi yang ditandai dengan rasa lemas, sakit kepala, hingga penurunan konsentrasi. Jadi, alih-alih melek, kamu malah bisa lemas seharian!

Kantuk Saat Puasa Bukan karena Kurang Kopi, Tapi Kurang Tidur!

Dr. Tan menekankan bahwa rasa kantuk saat puasa sering kali berkaitan dengan kurang tidur, bukan semata-mata karena tidak minum kopi. Perubahan jadwal makan dan ibadah pada malam hari membuat banyak orang memangkas waktu istirahat.

“Tidur kan bagian dari kebutuhan tubuh. Enam sampai tujuh jam buat dewasa,” ujarnya.

Jadi, solusi utamanya bukan menambah kopi, tapi memperbaiki pola tidur. Ia menyarankan masyarakat tetap berupaya memenuhi kebutuhan tidur tersebut, baik dengan memajukan waktu tidur malam maupun membagi waktu istirahat setelah sahur.

Power Nap: Solusi Aman Atasi Kantuk

Selain mengatur jadwal tidur, dr. Tan juga merekomendasikan tidur siang singkat atau power nap untuk memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan.

“Paling aman istirahat, tidur 15 sampai 20 menit segar lagi. Ada yang 15 menit, ada yang 30 menit,” katanya.

Tidur singkat ini jauh lebih efektif dan aman dibanding mengandalkan kafein yang justru bisa mengganggu hidrasi.

Halaman Selanjutnya
img_title