Geger! Mantan Menteri China Divonis Hukuman Mati, Jumlah Suapnya Bikin Melongo
- (Domain Publik)
Jateng – Dunia politik dan olahraga China diguncang skandal besar. Mantan Kepala Administrasi Umum Olahraga China, Gou Zhongwen, yang setara dengan menteri olahraga, resmi dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun akibat kasus korupsi berskala masif.
Menurut informasi yang dihimpun ANTARA dari Beijing, Senin (9/12/2025), pengadilan menyatakan kejahatan Gou berada pada tingkat yang sangat serius.
Suap yang diterimanya disebut "sangat besar", dampak sosialnya dinilai "sangat parah", dan kerugian bagi negara serta kepentingan publik dikategorikan "sangat signifikan".
Pengadilan Menengah Rakyat Yancheng di Provinsi Jiangsu menyatakan Gou terbukti menerima suap lebih dari 236 juta RMB (sekitar 33,38 juta dolar AS) atau sekitar Rp534,1 miliar sepanjang periode 2009–2024. Ia juga terbukti menyalahgunakan jabatannya demi keuntungan bisnis kelompok tertentu dan meloloskan berbagai proyek.
Pria berusia 68 tahun itu, yang menjabat Kepala Administrasi Umum Olahraga China pada 2016–2022, dijatuhi sanksi berat: dicabut hak politiknya seumur hidup dan seluruh aset pribadinya disita.
Tak hanya itu, secara terpisah ia juga diganjar hukuman lima tahun penjara atas penyalahgunaan kekuasaan saat menjabat wakil wali kota Beijing pada 2012–2013 karena merugikan aset publik dan kepentingan negara.
Pengadilan kemudian menggabungkan seluruh vonis tersebut dan memutuskan hukuman mati dengan masa penangguhan dua tahun, sekaligus memerintahkan seluruh hasil kejahatan beserta bunganya dikembalikan ke kas negara.
Meski pengadilan memberi keringanan karena Gou mengaku bersalah, menyesali perbuatannya, serta mengungkap skandal suap lain yang sebelumnya belum terungkap, hakim menegaskan bahwa ia tidak berhak memperoleh keringanan lanjutan.
Ia dipastikan akan menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi jika vonis seumur hidup diberlakukan.
Kasus ini menambah daftar panjang pejabat tinggi China yang terseret badai antikorupsi, memperlihatkan kerasnya sikap pemerintah China dalam memburu para pelaku korupsi, bahkan hingga ke lingkaran elite.