10 Fakta Menarik Greenland, Nomor 7 Bikin Takjub

Ilustrasi negara.
Sumber :
  • (Pixabay)

Jateng – Greenland adalah sebuah negara yang dikenal 80 persen wilayahnya tertutup oleh es abadi, bukan hamparan daratan hijau yang subur sesuai dengan namanya. Sebagai pulau terbesar di dunia dengan luas mencapai 2.166.086 km persegi, Greenland memiliki keunikan geografis karena terletak di antara Samudra Arktik dan Atlantik, tepat di titik daratan paling utara Bumi.

img_title Fakta Vs Mitos: Ternyata Ini Alasan Masyarakat Jawa Bikin Gaduh Saat Gerhana Bulan

Selain itu, meski secara fisik merupakan bagian dari Amerika Utara, secara politik dan budaya pulau ini justru merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark sejak kolonisasi dimulai pada 1721. Penduduk aslinya menyebut tanah air mereka sebagai Kalaallit Nunaat atau Inuit Nunaat, yang bermakna Tanah Rakyat atau Tanah Greenland.

Berikut sepuluh fakta menarik yang mengungkap identitas unik pulau terbesar di dunia, mengutip Antara, Jumat (9/1/2026):

img_title Fakta Gila di Balik Gerhana Bulan Malam Ini: Nyamuk Bakal Mengamuk hingga Mood Bisa Berubah Drastis!

1. Asal-usul Nama yang Kontradiktif

Meski 80 persen daratannya adalah es putih, nama “Greenland” ini dicetuskan oleh Erik The Red, pembunuh Islandia yang diasingkan ke pulau tersebut pada abad ke-10 sebagai strategi untuk menarik minat pemukim. Namun, bukti ilmiah menunjukkan bahwa 2,5 juta tahun lalu pulau ini memang hijau dengan tanah purba yang kini membeku di bawah lapisan es sedalam 3 kilometer. Wilayah selatannya pun masih tampak asri saat musim panas.

img_title Bukan Cuma Fenomena Langit, 4 Mitos Gerhana Bulan Ini Bikin Merinding: Ada yang Ganti Raja Palsu!

2. Jejak Sejarah 4.500 Tahun

Migrasi pertama ke Greenland dimulai sekitar 2500 SM, namun kelompok awal tersebut sudah punah. Bangsa Norse dari Islandia pun sempat menetap di selatan pada abad ke-10 sebelum menghilang pada abad ke-15. Sementara itu, suku Inuit yang datang dari Asia pada abad ke-13 berhasil bertahan dan menjadi leluhur mayoritas penduduk saat ini.

3. Nuuk: Ibu Kota Modern di Tengah Pegunungan

Nuuk bukan hanya menjadi pusat pemerintahan, namun juga kota modern yang menjadi rumah bagi seperempat penduduk Greenland. Kota ini memadukan keindahan panorama gunung dengan gaya hidup modern, lengkap dengan butik fesyen, kafe trendi, serta pusat budaya seperti Museum Nasional Greenland, Museum Seni Nuuk, dan Katuaq.

4. Status Otonomi di Bawah Denmark

Secara geografis Greenland adalah bagian dari Amerika Utara, namun secara politik dan budaya telah terikat dengan Eropa (Denmark) selama seribu tahun. Sejak 1979, Greenland memegang otonomi daerah yang terus diperluas hingga tahun 2009, sehingga memberikan kekuasaan bagi pemerintah lokal untuk mengelola tanggung jawab negara secara mandiri.

Halaman Selanjutnya
img_title