Bapokting Aman, Masyarakat Jangan Panic Buying

Wakil Ketua DPRD Jateng, Setya Arinugroho
Sumber :
  • Istimewa.

Beberapa kebutuhan seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang merah, dan bawang putih terpantau sudah mengalami kenaikan sejak awal Ramadan di beberapa daerah di Jawa Tengah. Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melakukan sidak pasar untuk memastikan harga dan stok bapokting aman. Agenda ini merupakan salah satu bidang penanganan di Komisi B DPRD Jawa Tengah yang bertanggung jawab pada sektor perindustrian, perdagangan, pertanian, serta ketahanan pangan dan logistik. Sidak pasar tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan harga pasar dan stok bahan pokok. Adanya perhatian dari DPRD, masyarakat merasa terbantu. Kenaikan harga yang terjadi dinilai masih wajar dan ketersediaan komoditas juga masih mencukupi hingga lebaran. Mereka berharap pemerintah terus melakukan upaya pengendalian agar tidak membebani perekonomian rumah tangga.

img_title Libur Lebaran di Jateng? Kunjungi 3 Spot Keren Ini Tanpa Takut Kantong Jebol

Upaya sidak juga dilakukan oleh Pemprov Jateng bersama Dinas Ketahanan Pangan untuk melakukan pemantauan di beberapa pasar. Sidak ini dilakukan setiap pekan di daerah yang berbeda-beda dan akan berlangsung sampai 29 Maret 2025. Bila ditemukan komoditas yang mengalami kenaikan tinggi, pemerintah akan memberikan subsidi untuk menstabilkan harga. Dengan demikian, penyaluran subsidi bisa menjaga daya beli masyarakat.

Nantinya, bapokting tersebut akan dijual dengan harga lebih murah. Misalnya beras, akan dijual hanya Rp 11.000 per-kilogram, minyak goreng Rp 14.000 per-liter, dan cabai kemasan 250 gram Rp 15.000.

img_title Pakai Vespa Tua, Wagub Jateng Blusukan ke SPBU di Semarang Jelang Lebaran dan Nyepi

Terkait inflasi, melansir dari Portal Berita Pemprov Jawa Tengah, Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) Jateng menerapkan strategi untuk menekan harga komoditas dan mengantisipasi kelangkaan. Hal ini dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian untuk memantau bila ada penimbunan stok bahan pokok. Koordinasi dengan aparat penegak hukum juga berfungsi untuk mengawasi proses distribusi barang agar tidak terganggu. Biasanya, pada fase menjelang idul fitri, sekitar tujuh sampai tiga hari sebelum lebaran, proses distribusi banyak mengalami hambatan yang disebabkan arus mudik lebaran. 

Upaya penanganan inflasi juga dilakukan melalui kerja sama dengan mengoptimalkan BUMD dan menggalakkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak menjelang Hari Besar keagamaan Nasional (HBKN). Pemerintah juga berupaya untuk mengembangkan rantai pasok.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Tips Cerdas Kelola THR untuk Bayar Utang