Setya Arinugroho Dorong Pemprov Upayakan Solusi Eks-Karyawan Sritex
- Istimewa.
Selain itu, Setya Arinugroho juga menyoroti kondisi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional yang saat ini mengalami penurunan pertumbuhan dan daya saing. Untuk mencegah gelombang PHK lebih luas, ia mendesak pemerintah agar segera menerapkan kebijakan penguatan daya saing industri TPT.
"Kami menilai Pemerintah perlu segera mencari solusi strategis dalam perkara ini. Dapat dipertimbangkan solusi seperti penyediaan lapangan kerja yang sesuai dengan kapasitas dan keterampilan mereka di industri tekstil, ataupun penyediaan pelatihan keterampilan baru yang sesuai dengan sektor yang sedang diminati dan membutuhkan SDM pekerja” pungkasnya.
Sementara itu, gulung tikarnya Sritex menjadi alarm bagi Pemerintah akan urgensi mitigasi yang cepat dan tepat guna mencegah dan menghadapi gelombang deindustrialisasi yang mengancam perekonomian nasional, utamanya Jawa Tengah. Bagi Jateng, industri tekstil menjadi penyumbang terbesar keempat untuk seluruh industri manufaktur lokal, setelah industri makanan dan minuman, pengolahan tembakau, dan batubara. "Masa depan industri tekstil Jawa Tengah perlu menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah sebab menyangkut kesejahteraan masyarakat dan pertumbuuhan ekonomi Jateng," kata Setya Arinugroho.