Sebut Banyak Penyusup di Pemerintahan, Mahfud MD Minta Perketat Seleksi Jabatan Publik
- Tangkap Layar YouTube Menkopolhukam
VIVAJateng, Nasional - Menkopolhukam Mahfud Md menyebut banyak penyusup yang masuk di berbagai struktur lembaga pemerintahan.
Hal itu, kata dia sesuatu yang justru bisa melemahkan.
"banyak penyusup-penyusup yang justru melemahkan, bukan menguatkan," katanya di Jakarta, Minggu, 11 Juni 2023 dikutip dari VIVA.
Namun ia tidak menjelaskan penyusup seperti apa yang dimaksud dan modus apa yang dilakukan sehingga bisa melemahkan pemerintah.
Ia hanya berpesan untuk waspada dan meminta agar tiap proses rekrutmen pejabat-pejabat publik diperketat.
"Jangan kita terlena dan menutup mata dengan upaya pelemahan struktur dari dalam," kata Mahfud.
"Proses seleksi atau rekrutmen jabatan-jabatan publik harus diperketat, tidak boleh berdasarkan pesanan, terutama untuk lembaga-lembaga penegak hukum," tambahnya.
Menurut Mahfud, Indonesia tidak perlu melakukan revolusi.
Dia lebih mengadvokasi untuk terus melanjutkan semangat reformasi yang telah diperjuangkan sejak tahun 1998.
"Menurut saya kita tidak perlu berpikir revolusi. Reformasi itu jalan tengah antara evolusi dan revolusi, dan kita ambil jalan tengahnya. Itu pilihan kita di 1998-1999 dan selanjutnya. Ini yang kita harus jaga, kembali ke reformasi untuk menjadi negara maju," terang Mahfud.