Butuh Komitmen Menjaga Stabilitas Ekonomi Jateng

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Sumber :
  • Istimewa

Jateng – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2026 yang tumbuh 5,89% secara year on year (yoy).

img_title Waspada, Jateng Catat 615 Kebakaran hingga Agustus

Data Badan Pusat Statistik (BPS) angka di Jawa Tengah di atas rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,61%. 

“Tentu kita mengapresiasi capaian ini karena sudah berada di jalur yang baik. Termasuk kita apresiasi angka pengangguran yang mengalami penurunan sekitar 0,09% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Sarif Abdillah.

img_title AHY Ungkap 3 Agenda Besar Demokrat: Ekonomi, Keadilan, dan Demokrasi

Meski demikian, menurutnya, setelah ini, yang utama adalah bagaimana angka pertumbuhan ekonomi itu terus dijaga dan dipantau secara berkelanjutan.

“Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Jawa Tengah,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

img_title Sensus Ekonomi 2026 Hampir Selesai, Setya Arinugroho Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Usaha Besar

Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah menegaskan kepala daerah wajib menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai perhatian utama dalam menjalankan roda pemerintahan. 

“Karena kerja kepala daerah itu yang paling utama berawal dari angka pertumbuhan ekonomi,” jelas Kakung.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah

Photo :
  • Istimewa

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, jelas Kakung, akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan kenaikan 1% saja dapat membawa perubahan besar apabila diiringi dengan pemerataan. 

“Kalau pertumbuhannya stagnan atau bahkan minus, tentu bisa memperparah kemiskinan dan memperluas persoalan sosial,” kata Kakung.

Kakung pun mengajak semua pihak di provinsi ini terus bersinergi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi pemerintah, Forkopimda, swasta dan masyarakat penting dilakukan untuk menjaga agar perekonomian tumbuh positif dan berkelanjutan.

“Kita juga tidak ingin pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini hanya menjadi capaian statistik semata, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Tengah,” tegas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Di sisi lain, lanjut Kakung, pengendalian inflasi di daerah juga sangat penting untuk dijaga agar tidak menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kita ingin pertumbuhan di atas 5%, berarti seluruh kabupaten/kota juga harus tumbuh secara 5% ke atas. Karena itu, juga harus ada upaya, bahkan intervensi dan inovasi sesuai karakteristik masing-masing daerah,” tandasnya.