SMA 12 Siapkan 9 Operator dan 2 Help Desk dalam SPMB 2026

Pendaftaran SMA 12 Kota Semarang
Sumber :
  • Istimewa

Jateng – SMA Negeri 12 Kota Semarang siap menyambut seluruh tahapan seleksi penerimaan murid baru (SPMB) 2026.

img_title Deep Learning Bakal Diterapkan di Semua Mata Pelajaran, Kemendikdasmen Siapkan Guru

Kepala SMA Negeri 12 Semarang, Alvin Widyarto menerangkan, telah menyiapkan 9 orang operator komputer untuk membantu proses verifikasi dokumen dan 2 orang operator Help desk bagi calon murid baru yang mengalami kendala dalam proses pengajuan akun ataupun pada saat pendaftaran.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk pelayanan prima terhadap masyarakat, berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya di mana kami melayani hampir 1.000 calon murid baru,” ungkap Alvin, Rabu (3/6).

img_title Sekolah Rakyat di Sukoharjo Siap Dibuka, Tampung 1.080 Siswa

Alvin menegaskan, seluruh tahapan SPMB 2026 ini, baik dari segi publikasi informasi terhadap masyarakat, ataupun kesiapan teknis dilapangan telah dipersiapkan dengan matang.

Seperti tahun sebelumnya, SPMB SMA/SMK Jateng 2026 ini juga dibagi dalam berbagai jalur. Untuk jenjang SMA Negeri, ada 4 (empat jalur) yaitu jalur domisili memiliki kuota minimal 33%, afirmasi minimal 32%, prestasi minimal 30%, dan mutasi maksimal 5%.  

img_title Setya Arinugroho Desak Transparansi Data DTSEN dan Perketat Validasi Penerima KIP Kuliah

Sedangkan untuk jenjang SMK Negeri seleksi prestasi mendapat kuota minimal 75%, afirmasi minimal 15%, dan domisili terdekat maksimal 10%.

Untuk SMA Negeri 12 Semarang, jelas Alvin, pada tahun ajaran 2026/2027 ini membuka kuota sebanyak 432 Murid, yang terbagi menjadi dua belas rombongan belajar (Rombel). 

“Kami berharap dengan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat, penyelenggaraan SPMB 2026 ini berjalan dengan penuh integritas, tranaparan, obyektif, akuntabel, tidak diskriminatif dan berkeadilan, selaras dengan branding sekolah kami SMANDALAS BERBUNGA,” tegasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara SPMB 2026 SMA Negeri 12 Semarang Ismail menambahkan, untuk tahun ini ada beberapa perbedaan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

“Contohnya di jalur prestasi, selain menggunakan rata-rata nilai rapor semester1-5 juga ditambah adanya penggunaan Nilai hasil TKA. Sedangkan di jalur afirmasi, bila tahun sebelumnya menggunakan DTKS tahun ini menggunakan DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) yang diharapkan akan lebih tepat sasaran,” imbuhnya.

Melansir petunjuk operasional SPMB SMA/SMK Jateng 2026, tahun ini total daya tampung mencapai 231.399 kursi untuk SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah.

Jumlah tersebut terdiri atas 120.527 kursi SMA Negeri, 105.868 kursi SMK Negeri, dan 5.004 kursi sekolah SMKS/SMAS kemitraan. Sementara jumlah lulusan SMP/sederajat tahun ini diperkirakan mencapai 567.500 siswa. 

Halaman Selanjutnya
img_title