Auto Kaget! Ternyata Begini Efek Kopi dan Teh Saat Puasa

Ilustrasi kopi, teh, minumn kopi, minuman teh
Sumber :
  • (studiogstock/freepik)

Jateng – Bagi banyak orang, menyeruput kopi atau teh hangat saat sahur atau berbuka sudah menjadi ritual yang tak terpisahkan. Rasanya yang nikmat dan aromanya yang khas bisa membangkitkan semangat. Tapi, tahukah kamu kalau kebiasaan ini ternyata perlu dipertimbangkan matang-matang selama bulan Ramadan?

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS, membagikan pandangannya tentang efek kafein dalam kopi dan teh terhadap tubuh saat berpuasa. Penasaran apa saja dampaknya?

Yuk, simak penjelasan lengkap berikut, dirangkum dari Antara, Selasa (24/2/2026):

img_title Rekomendasi Tempat Bukber Tegal, Ada yang Buka Sampai Malam

Efek Diuretik: Bikin Sering Pipis dan Berisiko Dehidrasi

Prof. Ali menjelaskan bahwa kandungan kafein dalam kopi dan teh memiliki sifat diuretik, yang berarti merangsang ginjal untuk memproduksi lebih banyak urin.

img_title Deretan Takjil Khas Purwokerto yang Wajib Dicoba, Ada yang Harus Disedot

“Yang pertama kopi itu bersifat diuretik sehingga orang yang minum kopi akan lebih banyak mengeluarkan cairan via urine, teh itu juga mengandung kafein tetapi mungkin tidak setinggi kopi sehingga dampaknya terhadap sifat diuretik itu tidak sehebat seseorang minum kopi,” kata Ali.

Ia menambahkan, konsumsi kopi atau teh selama bulan Ramadan bisa dikatakan tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, namun perlu dipertimbangkan efek diuretiknya karena akan membuat tubuh membuang banyak cairan. Hal ini mungkin saja bisa berdampak pada kurangnya hidrasi yang lebih terasa saat menjalankan puasa dan bisa membuat tubuh lebih lemas.

Gangguan Tidur: Kafein Bisa Bikin Sulit Istirahat

Tak hanya soal cairan, kafein juga dikenal memiliki efek stimulan yang membuat kita tetap terjaga. Prof. Ali mengingatkan bahwa hal ini bisa mengganggu siklus tidur selama bulan Ramadan.

Kafein juga memiliki efek terjaga yang mungkin akan mengganggu siklus tidur selama bulan Ramadan, sehingga bisa berdampak pada gangguan tidur atau pola istirahat yang kurang ideal. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kebugaran saat berpuasa.

Gula dan Susu: Pertimbangan Tambahan

Kebiasaan masyarakat yang meminum kopi atau teh menggunakan gula juga bisa menjadi pertimbangan dalam mengurangi asupan gula tambahan agar tidak ada masalah kesehatan berarti selama bulan Ramadan.

Halaman Selanjutnya
img_title