Minum Kopi vs Teh Pagi Hari Mana yang Lebih Baik? Ini Kata Ahli
- (8photo/Freepik)
Jateng – Minum kopi atau teh di pagi hari telah menjadi bagian rutinitas banyak orang. Keduanya tidak hanya memberikan kehangatan dan kenyamanan, tetapi juga dianggap dapat membantu mempersiapkan tubuh menjalani aktivitas sehari-hari.
Lantas, mana yang lebih baik dikonsumsi di pagi hari?
Berikut adalah rangkuman manfaat dan pertimbangan berdasarkan tinjauan medis dan penelitian terbaru, mengutip Antara, Senin (5/1/2026):
Manfaat Kopi di Pagi Hari:
- Meningkatkan fokus dan energi – Kafein dalam kopi menghambat adenosin dan merangsang dopamin, sehingga meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan suasana hati.
- Dukungan bagi kesehatan jantung dan metabolisme – Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 16 persen dan kematian total sebesar 16 persen dibandingkan yang tidak minum kopi.
- Perlindungan jangka panjang – Konsumsi rutin dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit hati, Alzheimer, dan depresi.
- Kaya antioksidan dan prebiotik – Kopi mengandung polifenol dan serat prebiotik yang mendukung mikrobioma usus serta melawan stres oksidatif.
Manfaat Teh di Pagi Hari:
- Lebih lembut dan menenangkan – Teh mengandung L-theanine yang bekerja sinergis dengan kafein untuk memberikan efek tenang tanpa rasa gelisah.
- Antioksidan tinggi dan hidrasi – Polifenol seperti katekin dan theaflavin melindungi sel dari radikal bebas, mendukung imunitas, serta membantu hidrasi tanpa risiko diuretik yang signifikan.
- Meningkatkan fungsi kognitif – Kombinasi kafein dan L-theanine terbukti dapat memperbaiki kewaspadaan, perhatian, dan daya ingat.
- Beragam manfaat kesehatan – Teh hitam dan hijau juga disebut dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol, serta risiko kanker, demensia, dan diabetes.
Pertimbangan Konsumsi:
Asupan kafein: Batas aman menurut FDA adalah maksimal 400 mg kafein per hari, setara dengan 4–5 cangkir kopi atau teh.
Waktu konsumsi optimal: Kopi sebaiknya dikonsumsi 60–90 menit setelah bangun untuk menghindari gangguan hormon alami seperti kortisol dan memaksimalkan manfaatnya.
Efek samping: Minum kopi saat perut kosong dapat memicu masalah lambung atau tekanan darah. Konsumsi teh berlebihan juga dapat menghambat penyerapan zat besi dan menyebabkan penumpukan oksalat jika dikonsumsi dalam jumlah sangat besar.
Kesimpulan:
Kopi unggul dalam meningkatkan energi, fokus, dan metabolisme, serta memberikan perlindungan bagi hati dan jantung, terutama jika dikonsumsi 60–90 menit setelah bangun. Sementara teh menawarkan stimulasi yang lebih ringan, hidrasi, dukungan pencernaan, serta efek menenangkan, cocok bagi yang ingin menghindari efek samping kafein tinggi.